Jumat, 22 Juli 2011

Makna lagu The Cranberries - Zombie

Tahu lagu The Cranberries yang
berjudul "Zombie"? Bila anda
merupakan penggemar lagu-lagu luar
negeri yang populer pada awal era
90-an, mestinya anda tahu dong.
Sejak kemunculan awalnya, lagu beraliran rock ini semakin
melambungkan popularitas The
Cranberries di mana di sejumlah
negara seperti di Perancis, Jerman,
Australia, & di Irlandia sendiri, lagu
tersebut berhasil menembus tangga lagu atas. Dan biarpun lagu ini sudah
lama rilis, lagu ini tetaplah menarik
bagi banyak orang (termasuk saya). Lagu "Zombie" sendiri ditulis oleh
vokalis sekaligus gitaris The
Cranberries, Dolores O' Riordan, pada
tahun 1994. Sedikit cerita lucu pribadi,
waktu pertama kali mendengar
lagunya, saya pikir ini lagu bercerita tentang manusia pembasmi zombie
seperti di film Resident Evil. Hehehe,
betapa polosnya saya waktu itu. Setelah melakukan sedikit usaha
pencarian di Google, akhirnya saya
tahu bahwa lagu ini sebenarnya ingin
bercerita soal masalah kemanusiaan di
Irlandia Utara yang dikenal sebagai "The Troubles". Soal The Troubles sudah pernah saya
tulis. Silakan melihatnya kalau ingin
tahu lebih dalam soal salah satu
konflik di Eropa modern yang hingga
sekarang masih belum 100 %
terselesaikan itu. Kali ini saya akan sedikit mengulas lebih dalam soal
lagunya yang memberi saya info soal
konflik itu : Zombie. Biar gak
kelamaan, langsung lompat aja ke
bagian berikutnya. Here we go... ANALISA LIRIK Another head hangs lowly,
Child is slowly taken. Apa yang orang pikirkan ketika
sedang menundukkan kepada (head
hangs lowly)? Berduka? Menyesal?
Malu? Kurang lebih itulah yang ingin
diungkapkan pada bagian ini. Bagian
awal dari lagu ini ingin menunjukkan semacam rasa penyesalan atau rasa
terhina atas perbuatan para pelaku The Troubles dalam menghilangkan nyawa orang lain. Bagian "anak-anak yang terambil
secara perlahan-lahan" (child is slowly
taken) bisa diartikan sebagai 2 hal.
Anak-anak itu satu per satu tewas
akibat konflik, atau mereka perlahan-
lahan mulai terseret arus konflik hingga akhirnya menjadi salah satu
pelaku konflik itu sendiri. And the violence caused such silence,
Who are we mistaken? But you see, it's not me
it's not my family
in your head, in your head
they are fighting Bagian ini mengambil sudut pandang
dari orang-orang yang tinggal di
daerah konflik. Setiap kali terjadi
konflik, setiap kali itu pula selalu
timbul dari korban sipil yang tidak ada
hubungannya dengan konflik. Intinya, bagian ini seperti semacam
pertanyaan sekaligus tuntutan, "Apa
salah kami? Kami tidak melakukan
hal-hal yang salah, tapi kenapa harus
kami yang menanggung akibatnya?"
Sebuah sisi gelap dari konflik di belahan dunia manapun, terutama bila
konflik berlatar belakang etnis di
mana mereka yang berasal dari etnis
lawan dianggap sebagai musuh yang
harus dibasmi meskipun orang yang
bersangkutan tidak melakukan hal- hal yang salah. Konflik & kekerasan
yang timbul juga membuat daerah
tempat timbulnya konflik menjadi
seperti kota mati yang sunyi & tidak
ramah pada siapapun (violence
caused such silence). Bagian berikutnya sedikit
membingungkan bagi saya karena
pernyataan "di dalam kepalamu" (in
your head) sepintas seperti
menyatakan hal itu terjadi dalam
mimpi (atau ada perang dalam kepala kalau mau sedikit berimajinasi ala film
Inception, hehehe). Kalau sedikit
merujuk pada analisa versi orang lain
yang saya temukan, bagian ini pada
intinya menyatakan bahwa ketika
terjadi konflik & pertumpahan darah, konflik tersebut akan terngiang-
ngiang & tertanam dalam pikiran
orang tersebut sehingga lambat laun,
dia akan ikut serta dalam konflik atau
pada akhirnya menimbulkan tekanan
mendalam bagi dirinya sendiri. Menurut suatu studi yang dilakukan
oleh badan independen yang
menangani The Troubles, konflik berkepanjangan yang terjadi di
Irlandia Utara menyebabkan tingginya
angka-angka perilaku negatif seperti
kriminalitas, kecanduan alkohol,
perceraian, & bahkan bunuh diri.
Dengan kata lain, konflik yang tertanam di kepala mereka (in your
head, they are fighting) melalui apa
yang mereka lihat & mereka dengar
pada akhirnya akan mengubah
perilaku normal mereka cepat atau
lambat. Reff I With their tanks and their bombs,
And their bombs and their guns.
In your head, in your head, they are
crying Perlu dijelaskan lagi soal bagian ini?
Oke, para intinya bagian ini ingin
memvisualisasikan tindakan-tindakan
yang dilakukan oleh para pelaku
konflik. Dengan memakai aneka
persenjataan (tank, bomb, gun) para pelaku konflik saling membunuhi satu
sama lain. Jika dilihat lagi, kata
"dengan bom" (and their bombs)
diucapkan sebanyak 2 kali. Menurut
saya, bagian ini merupakan semacam
penengah bahwa milisi loyalis & nasionalis tidak ada bedanya karena
sama-sama memakai ledakan bom
dalam konflik. Kata "milik mereka" &
"mereka" (their, they) juga sekali lagi
ingin menekankan, ini perang
mereka, jadi jangan melibatkan penduduk sipil. Reff II In your head, in your head,
Zombie, zombie, zombie,
What's in your head, in your head,
Zombie, zombie, zombie? Secara pribadi, merupakan bagian
favorit saya & kadang-kadang suka
saya plesetekan untuk meledek orang
lain. "What's in your head, zombie?"
sambil nunjuk orang lain. Hehehe,
cuma buat selingan aja. Bagian analisanya bisa dilanjutkan di paragraf
berikutnya. Bagian ini seperti pada bagian analisa
kedua. Isinya campuran antara
pertanyaan, tuntutan, sekaligus
sindiran. Seperti kita tahu, di karya-
karya fiksi zombie sering
digambarkan sebagai makhluk yang sudah mati & tidak punya akal
sehingga selalu bertindak tanpa
berpikir. Kurang lebih itulah makna
sindiran yang diberikan pada para
pelaku konflik yang terus membunuhi
orang lain, seolah-olah mereka tidak memikirkan tindakannya yang tidak
manusiawi itu. Apa isi kepalamu? Apa
yang kau pikirkan, dasar zombie!
(what's in your head, zombie?) Atau
kalau mau lebih kasar & terang-
terangan, bagian ini juga bisa ditulis seperti "masih bisa mikir nggak sih?"
atau "apa sih yang kamu pikirkan
sampai bisa sekejam itu?" Another mother's breaking,
Heart is taking over.
When the violence causes silence,
We must be mistaken. Bagian ini secara umum mirip dengan
bagian permulaan lagu & bahkan bisa
dikatakan merupakan sambungan
dari bagian pertama. Hilangnya anak-
anak, entah karena terbunuh dalam
konflik ataupun karena memang ikut serta ke dalamnya membuat para ibu
dalam konflik ini merasa hancur
hatinya (breaking heart). Atau jika
disambungkan ke terusannya, bisa
dibilang mungkin ibu tersebut kelak
akan tertelan pula oleh konflik. Kepasrahan terhadap konflik juga
terlihat di mana ketika konflik terjadi,
pasti korbannya dari warga sipil lagi
(we must be mistaken). It's the same old theme since 1916.
In your head, in your head they're still
fighting Bagian inilah yang membuat saya
penasaran & ingin mencari tahu lebih
lanjut latar belakang pembuatan lagu
ini. Ada apa di tahun 1916? Setelah
melakukan penelusuran, saya baru
mengetahui bahwa 1916 merupakan tahun terjadinya Kebangkitan Paskah
(Easter Rising), suatu peristiwa
proklamasi kemerdekaan oleh
kelompok nasionalis Irlandia. Bagian
berikutnya menunjukkan bahwa
sekalipun tahun 1916 sudah lama berlalu, konflik & pertumpahan darah
masih saja terjadi, terutama di Irlandia
Utara melalui konflik yang dikenal
sebagai The Troubles. Bagian berikutnya seperti pada analisa
bagian kedua, konflik yang tertanam
di kepala orang-orang setempat terus
terngiang hingga cepat atau lambat
menyeret mereka ke dalam konflik. Reff I Reff II (sama seperti di bagian atas) Sekian analisa & interpretasinya.
Semoga bisa memuaskan para
pengunjung & memberi kita
pemahaman soal lagu ini serta
kepedulian lebih mendalam pula soal
masalah kemanusiaan di Irlandia Utara & di tempat-tempat lain di dunia.
The Cranberries membuat lagu
tersebut untuk memberi tahu kita soal
dampak negatif dari konflik &
pertumpahan darah. Bila ada waktu,
mungkin saya akan mengulas soal makna lagu-lagu lain yang menurut
saya cukup berbobot.